Pahami Kadar dan Karat Emas Sebelum Membeli Perhiasan

Share Me !!!

Saat mengunjungi toko perhiasan baik yang ada di pasar maupun pusat perbelanjaan seperti mall, ibu-ibu cenderung membeli perhiasan tanpa memperhatikan kadar yang ada di dalam emas. Ibu-ibu di Indonesia cenderung mengabaikan hal ini, padahal tidak mempedulikan kadar yang terkandung dalam emas hanya akan membawa kerugian. Masih banyak oknum penjual perhiasan emas yang menipu kandungan kadar emas. Alih-alih mengandung kadar emas 75%, saat dicek kembali ternyata kurang dari 75%.

Berbeda dengan China, mereka terbiasa mengecek kadar emas sebelum membeli meski harus membayar sejumlah uang, bahkan pemerintah China membuat dan mengeluarkan aturan yang menyatakan bahwa toko emas yang kedapatan melakukan penipuan kadar emas dapat dibawa ke pengadilan.

Selain kadar emas, istilah karat juga tidak asing di telinga saat melakukan pembelian emas. Lalu, apa perbedaan antara kadar emas dan karat emas? Simak penjelasan berikut.

     Kadar Emas

Jika menemukan angka di dalam cincin emas, misalnya 750, artinya cincin tersebut memiliki kadar emas 75%. Itu berarti cincin mengandung 75% emas, sisanya 25% berupa kandungan bahan lain seperti nikel, tembaga, perak dan lain-lain. Kamu bisa mempelajari penggolongan kode emas dengan mudah di internet, sehingga saat membeli emas kamu bisa lebih teliti lagi.

Di toko emas ternama dan resmi, pastinya sudah ada alat khusus untuk mendeteksi kandungan kadar emas, kamu bisa melakukan pengecekan di toko tersebut. Sayangnya, kamu akan dikenakan biaya, sebab pengecekannya tidak gratis.

Sebelum membahas bagaimana cara menguji kualitas emas, ada baiknya mempelajari lebih dulu apa itu karat.

      Karat Emas

Karat emas adalah sistem pengukuran tingkat kemurnian emas. Ini diukur berdasarkan jumlah persentase emas murni yang terkandung dalam suatu logam.

Fisik emas murni terasa lembek. Itu sebabnya perlu tambahan dari logam lain seperti tembaga dan perak saat pembuatan cincin emas atau perhiasan lainnya. Semakin tinggi kemurnian kadar emas, maka semakin lunak emasnya.

Di Indonesia, masih belum jelas cara penentuan dan patokan dalam menentukan kadar dan karat kandungan emas. Setiap toko emas memiliki perbedaan mengenai karat emas. Sebagai contoh, toko A yang ada di daerah Jakarta mengatakan kadar emas 80% mengandung emas 22 karat, sedangkan pada daerah lain kadar emas 22 karat mengandung 75%.

Cara Mengetahui Tingkat Kemurnian Emas

Bagaimana cara menghitungnya?

Sebagai contoh, emas kadar 23 karat berarti tingkat kemurniannya adalah 23/24 x 100% akan didapati hasil 95,8%

Rumus ini tidak perlu dihafal, sudah ada tetapan untuk menentukan karat berdasarkan kadar. Menurut SNI (Standart Nasional Indonesia) – No: SNI 13-3487-2005 standard Karat Kadar emas

  • 24 K = 96,00 – 99,99%
  • 23 K = 91,80 – 95,89%
  • 22 K = 87,60 – 91,79%
  • 21 K = 83,50 – 87,59%
  • 20 K = 79,30 – 83,49%
  • 19 K = 75,20 – 79,29%
  • 18 K = 75,40 – 75,19%

Menurut para ahli untuk membuat perhiasan, khususnya cincin emas idealnya mengandung kadar emas 18 karat atau 75%. Hal ini karena campuran pada kadar tersebut cukup kuat dan tidak membuat perhiasan emas mudah berubah bentuk atau lunak.

Cara Menguji Kemurnian Emas

Setelah memahami perbedaan antara kadar dan karat emas. Saatnya mengetahui cara menguji kemurnian emas.

  • Dengan uji gosok pada batu, kemudian ditetesi zat kimia. Air uji yang digunakan adalah Asam Nitrat, Asam Klorida, dan campuran keduanya yang disebut air raja (aqua regia).
  • Pengujian dengan Gold Tester, Yaitu alat yang dapat mendeteksi karat dengan cara menempelkan ujung jarumnya ke perhiasan, alat ini mudah digunakan namun tidak bisa mendeteksi bagian dalamnya.
  • Pengujian dengan berat jenis, setiap benda mempunyai berat jenis atau SG (specific gravity). Emas dapat dengan mudah dikenali dengan mencari berat jenisnya. Berat jenis adalah Masa Zat itu dibagi Volumenya.

Prosedur pemeriksaan dengan berat jenis :

  1. Tentukan berat emas kering ( ditimbang diatas timbangan )
  2. Tentukan berat emas jika ditimbang dalam air ( Berat Basah).

Rumus : Berat kering – Berat Basah = Volume. Jadi, Berat jenis = berat kering/(berat kering-berat basah). Setelah  tahu berat jenisnya tinggal lihat tabel untuk mengetahui karatasenya. Kamu bisa mendapatkan tabelnya di internet.

Sekarang kamu tidak perlu lagi khawatir akan ditipu oleh oknum nakal di luar sana. Kamu sudah bisa membeli emas dengan tenang setelah memahami dan mempraktekan penjelasan di atas. Di Duta Jewellery kamu tidak perlu memusingkan hal di atas karena Duta Jewellery sudah terbukti aman dan terpercaya.